
Sajian Korea selalu tidak pernah hanya mementingkan cita rasa saja namun juga penampilan. Itu mengapa, kita sering melihat makanan khas Negeri Gingseng ini ditata dengan sedemikian indah memadukan warna dan tata letak yang serasi. Itu pula yang bisa kita lihat pada minuman Hwachae yang terdiri dari buah-buahan seperti semangka, stroberi, jeruk dan buah persik. Sari yang digunakan untuk bahan pemanis antara lain omija, madu dan buah herbal. Omija memberikan paduan rasa manis, asam dan sedikit pahit dan asin.
Secara umum Hwachae yang memadukan antara
campuran buah dan bunga dalam sari omija ini sedikitnya terdiri dari 30
macam versi. Setiap versi dibedakan oleh campuran buah dan bunga yang
digunakan di dalamnya.

Tidak itu saja, sajian Hwachae juga dilengkapi dengan hiasan seperti
bunga Azalea pada musim semi atau disebut dengan Jindallae Hwachae. Jika
musim panas, hiasan yang digunakan adalah kelopak bunga mawar atau
Jangmi Hwachae. Jika musim gugur tiba, hiasannya menggunakan buah pir.
Khusus untuk Jindallae Hwachae biasanya banyak disajikan saat Samjinnal
yang jatuh pada tanggal 3 Maret setiap tahunnya. Samjinnal adalah
perayaan yang menandai datangnya musim semi. Pada saat seperti inilah
Jindallae Hwachae menjadi sajian tradisional Korea yang banyak
dikonsumsi oleh warga setempat. Ya, minuman ini memang sudah menjadi
bagian dari tradisi Korea karena sudah ada sejak jaman kerajaan Chosun.

Selain mempunyai kelezatan rasa dan
keindahan dalam penyajian, Hwachae juga mempunyai khasiat yakni
bermanfaat untuk menambah energi dan mengatasi dehidrasi bagi yang
meminumnya. Karena khasiat dan cara pembuatannya yang mudah, tak heran
jika Hwachae menjadi salah satu minuman yang paling populer di Korea
Selatan.
Nah, kita bisa membuat Hwachae dengan kreasi menggunakan
setengah semangka sebagai wadahnya. Caranya, potong semangka menjadi
dua. Keruk setengah bagian semangka sebagai wadah atau mangkuk penyaji,
kemudian simpan di lemari es. Sedangkan setengah bagian lainnya dikeruk
bersih dagingnya dan dihaluskan bersama madu di dalam blender hingga
menjadi jus. Lalu potong buah yang ingin kita sajikan. Jika sudah siap
semua, tuang jus semangka ke dalam batok semangka bersama dengan buah
yang sudah dipotong. Beri es batu bila Anda ingin menyantapnya dalam
keadaan dingin. Hwachae yang diracik dengan cara seperti ini biasanya
disebut dengan Subak Hwachae.
Beberapa variasi lainnya menggunakan
biji-bijian dan gandum atau kue beras sebagai isinya. Bahkan, sajian
yang biasanya dipakai untuk dessert ini menambahkan minuman bersoda atau
jus buah untuk menyesuaikan rasa bagi lidah penikmat kuliner yang bukan
dari Korea.
Dengan Hwachae, musim panas yang terik tak lagi membuat
kita dahaga berlebihan. Sebagai dessert, Hwachae bisa Anda temui di
banyak restoran atau rumah makan yang tersebar di Korea Selatan.
Source :wisatakorea
Shared by IniSajaMo
mksih infox mg sukses..
ReplyDelete