Saturday, 5 September 2015

(Rekap) Eps 10 'Yongpalyi': Joo Won Tak Bisa Kembali, Kim Tae Hee Siap Balas Dendam




Episode ke-10 "Yongpalyi" melanjutkan ketidaksetujuan dari Yeo Jin (Kim Tae Hee) saat Tae Hyun (Joo Won) memberitahunya akan mengirimkan ibu Ali dan bayinya ke rumah sakit Hanshin. Meski awalnya menolak dan tak setuju, Yeo Jin pun akhirnya mengizinkan Tae Hyun pergi. Setalah tiba di rumah sakit Hanshin dan mengirim ibu Ali beserta bayinya ke lantai 12, Tae Hyun dikejutkan dengan berita dari para suster yang mengatakan kalau perawat Hwangdan direktur telah meninggal.

Kepala Lee juga diketahui telah menghilang. Selain itu, Tae Hyun juga terlihat sangat terkejut saat mengetahui So Hyun masih berada di rumah sakit Hanshin. Padahal, Han Do Joon telah berjanji padanya akan membantu pengobatan adiknya dan mengirim So Hyun ke rumah sakit terbaik di Amerika Serikat. Dokter yang bertanggung jawab untuk pasien juga telah diganti dari Kepala Lee menjadi dokter Lee Seung Hoon.

"Apa yang terjadi dengan So Hyun?" tanya Tae Hyun pada Kepala Lee Seung Hoon. "So Hyun mendapat bantuan biaya pengobatan dari Yayasan Bantuan Rumah Sakit Hanshin. Tapi tiba-tiba mereka mengatakan kalau tidak memiliki cukup dana untuk mengirim So Hyun ke Amerika. Sebaiknya kamu langsung menanyakan hal ini kepada Presiden Han Do Joon sendiri. Kan kamu dekat dengannya. Selain itu, aku juga mendapat perintah untuk tetap membuatmu bekerja sebagai dokter di lantai 12 ini," ucap Kepala Lee Seung Hoon.

Di sisi lain, Yeo Jin dibuat galau menunggu Tae Hyun kembali ke gereja. Ia bahkan tak bisa tidur dan terus menerus berdoa agar Tuhan melindungi Tae Hyun. "Tae Hyun, segeralah kembali. Aku takut," ucapnya. Sementara itu, Tae Hyun sendiri sadar kalau dirinya telah menjadi target Do Joon selanjutnya terlebih karena suster Hwang dan direktur telah dibunuh, serta Kepala Lee menghilang. Ia meminta Chae Yeong agar tidak lagi mengkhawatirkannya karena justru hal inilah yang membuat Do Joon semakin ingin membunuh Tae Hyun.

Tae Hyun juga sempat ingin membawa kabur So Hyun dari rumah sakit. Namun, rencananya gagal karena penjaga telah mengetahui hal tersebut. Ia bahkan mendapat sms dari Do Joon yang berisi "Jika kamu melakukan itu maka adikmu akan terluka". Tae Hyun akhirnya mengurungkan niatnya itu dan memutuskan untuk bertemu dengan Han Do Joon. Sesampai di rumah Do Joon, ia berlutut di hadapan pria tersebut untuk memohon ampun dan memintanya menyelamatkan So Hyun.



Sebagai gantinya, Tae Hyun siap untuk bunuh diri dan membuat Chae Yeong percaya kalau dirinya telah kabur secara diam-diam. Namun, rupanya hal tersebut justru membuat Do Joon murka dan memaki Tae Hyun. "Diam kamu! Aku tidak tertarik dengan hal-hal seperti itu. Apapun yang terjadi antara kalian berdua, kamu hanya akan dibuang. Karena kamu hanyalah barang sekali pakai dan tak lagi berguna untukku maupun istriku," ucap Do Joon sambil menyuruh asistennya untuk membawa Tae Hyun keluar ruangannya.

Usai meninggalkan rumah Do Joon, Tae Hyun pergi ke kamar rawat Yeo Jin. Di sana, ia menuliskan surat yang berisi kebohongan kalau dirinya akan segera kembali ke gereja setelah So Hyun dikirim ke Amerika Serikat. Kemudian, ia pergi menemui pendeta dan meminta untuk kembali ke gereja seorang diri karena dirinya masih memiliki pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan. Tae Hyun pun menitipkan surat pada pendeta untuk diberikan pada Yeo Jin. Ia mengatakan kalau ibu Ali dan bayinya sudah dalam kondisi yang stabil.

Di lain sisi, Tae Yong yang iri saat melihat dokter Lee Seung Hoon meminta Tae Hyun agar dirinya menjadi dokter kepala di lantai 12 memutuskan untuk menghubungi detektif. Tak pelak, hal tersebut langsung membuat detektif dan polisi yang mengejar Yong Pal langsung bersemangat. Mereka bergegas menuju bandara untuk menangkap Tae Hyun. Usai Tae Hyun memastikan So Hyun telah berangkat dengan aman menuju Amerika, ia tanpa sengaja bertabrakan dengan kepala Lee.

Saat itu, Kepala Lee sedang buru-buru untuk menghindari kejaran seseorang. Aksi kejar-kejaran pun tak terelakkan, tampak Tae Hyun beserta seorang calo mengejar Kepala Lee. Sedangkan Tae Hyun sendiri dikejar oleh para polisi dan detektif yang memburunya. Ketika Kepala Lee sedang menyamar masuk ke rombongan turis Tiongkok, seorang pria menuju ke arahnya sambil menghujamkan pisau ke arah perutnya. Kepala Lee pun langsung jatuh tak sadarkan diri.

Tae Hyun yang mengecek kondisi Kepala Lee langsung meminta orang lain untuk segera menghubungi ambulans. Namun, seseorang menyarankan agar Kepala Lee dibawa ke ruang kesehatan di bandara. Dokter yang bertanggung jawab di ruang kesehatan takut karena peralatan di sana tidak memadai untuk melakukan operasi. Tae Hyun pun memastikan semuanya akan baik-baik saja karena dirinya juga berprofesi sebagai seorang dokter.


Tae Hyun langsung melakukan penanganan pertama dan membedah perut Kepala Lee. Setelah dioperasi sementara, ia siap membawa Kepala Lee ke rumah sakit Hanshin. Kepala Lee menolak dan meminta Tae Hyun untuk membawanya ke rumah sakit terdekat saja. Tae Hyun pun paham dan meminta ambulans untuk membawa Kepala Lee ke rumah sakit terdekat. Saat dirinya akan naik ke ambulans, polisi pun tiba-tiba datang dan memintanya untuk ikut ke kantor polisi.

Sementara itu, saat Yeo Jin sedang berdoa, pendeta datang dan memberitahu kalau Tae Hyun belum bisa kembali karena masih ada pekerjaan yang belum selesai. Ia juga memberikan surat yang dititipkan Tae Hyun untuknya. Surat tersebut berisi alasan Tae Hyun mengapa dirinya tak mau kembali untuk menemui Yeo Jin. Ia yang sedang termenung usai membaca surat dari Tae Hyun tiba-tiba dikagetkan dengan kemunculan kepala perawat.

Kepala perawat dengan segera membuat Yeo Jin tenang dengan mengatakan kalau dirinya berada di pihak Tae Hyun. Yeo Jin sempat bertanya mengenai keadaan Tae Hyun dan Kepala perawat mengatakan kalau hingga saat ini Tae Hyun masih dalam keadaan aman. Ia menambahkan kalau kedatangannya tersebut bukan untuk memberitahu mengenai keadaan Tae Hyun melainkan mengenai ayah Yeo Jin.

Yeo Jin langsung berdiri dan menolak mendengarkan, namun Kepala perawat terus bercerita kalau ayah Yeo Jin sebenarnya menolak untuk dioperasi usai mengetahui dirinya terkena kanker pankreas stadium akhir. Saat itu, Do Joon telah memblokir semua akses komunikasi sehingga hanya Kepala perawatlah yang bisa berkomunikasi dengan ayah Yeo Jin. Kepala perawat ingin menyampaikan pesan terakhir dari ayah Yeo Jin yakni sebuah permintaan maaf dan kalimat kalau dirinya mencintai Yeo Jin.

Sementara itu di kantor polisi, detektif menuding Tae Hyun melakukan panggilan rumah ilegal. Tae Hyun berkilah bahwa dirinya tak melakukan sesuatu yang ilegal dan dirinya terikat aturan dunia medis untuk tidak membocorkan identitas pasien kepada siapapun juga. Di tengah-tengah interogasi, seorang polwan datang dan mengatakan kalau kepala polisi meminta detektif untuk menghentikan interogasi serta membiarkan Tae Hyun pergi. Ia berpesan ingin minum teh dengan Tae Hyun di kamar rawat istrinya di rumah sakit Hanshin.

"Aku tidak bermaksud mengungkapkan, tapi identitas salah satu pasienku ketahuan. Aku pergi dulu," ucapnya sinis. Tae Hyun pun kembali ke rumah sakit, setiba di sana perawat Soo mengatakan kalau Kepala Lee menjadi salah satu pasien ICU. Tae Hyun mengecek keadaan Kepala Lee dan tak ada tanda-tanda kalau Kepala Lee sudah ditangani. Ternyata tak ada dokter yang mau mengoperasinya.

Tiba-tiba, Tae Yong dan dua dokter residen lainnya muncul. Seakan belum cukupm tiba-tiba saja Kim Youngmi muncul dari dalam kamar isolasi dengan kepala yang dibebat. Perawat Soo kaget, sedangkan Tae Hyun tak mengalihkan pandangannya sedikitpun dari Kim Young Mi. Benarkah Kim Young Mi yang muncul di rumah sakit Hanshin adalah Yeo Jin?

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...