Monday, 14 September 2015

Keterlaluan, SM Entertainment Mulai 'Lupakan' Super Junior?


Kesederhanaan cover album spesial Super Junior, "Magic" yang dianggap sebagai ketidakseriusan SM Entertainment semakin berbuntut panjang. Apalagi dua member Super Junior, Kim Heechul dan Eunhyuk juga menyindir halus agensi mereka dengan mengunggah desain cover "Magic" lainnya yang merupakan buatan fans.

Wajar dan bisa dipahami mengapa fans dan kedua member Super Junior ini merasa kecewa. Pasalnya, "Magic" adalah album spesial Super Junior sebelum mereka akan "kekurangan" personil lagi karena Eunhyuk, Choi Siwon dan Lee Donghae akan menunaikan tugas wajib militer dalam waktu dekat. Jadi apa salahnya jika Super Junior ingin mempersembahkan album terbaik untuk para penggemarnya.





Selain itu, wajar juga jika Heechul dan Eunhyuk kecewa karena mereka merasa SM Entertainment kurang maksimal dalam mengupayakan karir grup mereka belakangan ini. Masih ingat album spesial "Devil" yang dirasa gagal dan kalah bersaing dengan album grup K-Pop lainnya?

Selang 11 hari setelah dirilis 15 Juli, MV "Devil" hanya ditonton tak kurang dari 6 juta kali di YouTube. Sedangkan video "Devil Performance" Super Junior hanya ditonton sebanyak 924.812 kali sejak dirilis tanggal 22 Juli. Ini merupakan jumlah yang terhitung sedikit jika dibandingkan dengan jumlah viewer MV-MV Super Junior sebelumnya (meskipun pada akhirnya "Devil" sempat menjadi jawara di United World Chart).

Fans pun banyak mengkhawatirkan SM Entertainment terlalu fokus pada grup-grup baru seperti dan Red Velvet yang memang saat ini banyak menarik perhatian para fans.

Nampaknya, bukan hanya Super Junior saja yang menjadi "korban" ketidakseriusan SM Entertainment dalam kontinuitas memelihara grup senior mereka. Girls' Generation pun kabarnya juga ikut menjadi "korban" setelah beredarnya rumor SM melakukan sabotase penjualan album mereka demi promo Red Velvet.



Netter pun mulai mempertanyakan imej SM Entertainment sebagai agensi keartisan yang besar di Korea Selatan. Tidak sedikit netter yang curiga SM melakukan trik dan strategi promo artisnya seperti ini karena mulai panik karena YG Entertainment lebih banyak menuai keuntungan melalui comeback boyband andalan mereka, Big Bang. Seperti yang diketahui, comeback Big Bang terbilang sukses besar melalui album "MADE"-nya. Apalagi kemunculan G-Dragon dan Taeyang di berbagai variety show terbukti mampu mendongkrak rating acara-acara tersebut.

SM boleh saja terlihat kurang mendukung penuh Super Junior di masa kini. Namun seharusnya mereka tidak boleh lupa jika sebenarnya Super Junior memiliki cukup banyak pasukan ELF yang loyal pada sang idola. Dengan kekuatan loyalitas para ELF, seharusnya SM tidak usah terlalu panik dengan kesuksesan grup lainnya, bukan?

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...