Thursday, 24 September 2015

(Rekap) Eps 15 'Yongpalyi': Gagal Dibujuk Joo Won, Kim Tae Hee Ingin Do Joon Koma



Drama "Yongpalyi" telah memasuki empat episode terakhir. Pekan ini, "Yongpalyi" telah memasuki episode ke-15. Episode terbaru itu pun dibuka dengan Tae Hyun (Joo Won) yang terlihat galau saat berada di kamarnya. Di episode sebelumnya, ia memang meminta Yeo Jin (Kim Tae Hee) untuk berhenti membunuh orang lain demi membalaskan dendamnya.

Di kamarnya, Yeo Jin juga tak bisa tidur dan terus memikirkan permintaan Tae Hyun yang ingin dirinya berhenti balas dendam. Saat Yeo Jin menelepon Tae Hyun dan memintanya untuk datang ke kamar, ponsel Tae Hyun justru tak bisa dihubungi. Yeo Jin menghubungi sekuriti untuk mengecek siapa yang sedang menelepon Tae Hyun saat ini.

Rupanya, Chae Yeong menghubungi Tae Hyun untuk meminta bantuannya. Saat ini, Do Joon tengah berada di ruang operasi rumah sakit Hanshin karena insiden pemukulan yang dilakukan oleh para gangster. Tae Hyun pun bergegas menuju rumah sakit. Sampai di sana, Chae Yeong mengatakan kalau Yeo Jin lah yang membuat Do Joon seperti ini. Karena hanya dirinya dan Yeo Jin yang tahu kapan Do Joon dibebaskan.

Operasi Do Joon pun berhasil dan nyawanya bisa diselamatkan. Saat Tae Hyun dan Chae Yeong menjenguk Do Joon di ruang perawatan, keduanya justru tak menemukan Do Joon. Tae Hyun curiga Do Joon dibawa ke ruangan tempat Yeo Jin dikurung selama 3 tahun. Sedangkan di dalam ruangan, Yeo Jin melihat tubuh Do Joon yang tertidur di tempat tidurnya selama 3 tahun.

"Oppa, ini aku Yeo Jin. Kamu mendengarku? Bagaimana operasinya? Berjalan lancar kan?" tanya Yeo Jin sambil tersenyum. "Ada Chae Yeong di depan. Dia sedang melakukan drama dan menangis karena tidak boleh melihatmu. Kamu akan berada di sini selama tiga tahun. Setelah tiga tahun, aku akan mengakhiri hidupmu seperti yang telah kamu lakukan padaku."



Setelah melihat keadaan Do Joon di lantai 12, Yeo Jin pun pergi ke rapat pemegang saham Hanshin Grup. Tae Hyun memandangi Yeo Jin dari jauh saat istrinya menerima posisi sebagai CEO dari Hanshin Grup. Di dalam ruangan Yeo Jin, keduanya pun mengobrol sejenak. Tae Hyun mengatakan kalau dirinya dan Kepala Lee sebenarnya tidak ada bedanya.

Akhirnya, Tae Hyun bercerita mengenai awal mula Yeo Jin dibawa ke rumah sakit. Ia mengatakan kalau sebenarnya Kepala Lee adalah orang yang menyelamatkan Yeo Jin saat dirinya dibawa ke rumah sakit. Kepala Lee yang memang merupakan dokter berbakat sempat tersangkut kasus malpraktik. Namun, berkat suksesnya operasi yang dilakukannya pada Yeo Jin, ia pun berhasil lolos atas bantuan tim pengacara Hanshin.

Tae Hyun juga mengatakan karena semua dokter pergi ke ruangan operasi Yeo Jin untuk menyelamatkannya, pasien lain yang harus dioperasi pun harus kehilangan nyawanya. "Bukankah kamu pernah mengatakan kalau setelah kamu keluar dari tempat itu, kamu akan menghancurkan rumah sakit Hanshin dan membuatnya menjadi rumah sakit yang normal?" kata Tae Hyun.

"Yeo Jin, berhentilah untuk membalas dendam. Jangan kurung Do Joon seperti itu. Aku yakin dimana pun dia berada, tempat yang akan ditempatinya akan terasa seperti penjara dan neraka," imbuh Tae Hyun. "Aku tak bisa memaafkan apa yang telah dilakukannya padaku selama ini," jawab Yeo Jin. Tae Hyun yang masih belum berhasil membujuk Yeo Jin pun akhirnya pergi.

Sementara itu, pesta pengangkatan Yeo Jin sebagai CEO Hanshin Grup pun digelar. Tae Hyun awalnya tak ingin datang ke pesta tersebut karena merasa tak nyaman dengan suasana pesta. Kepala pelayan memaksa Tae Hyun untuk tetap datang agar tidak membuat Yeo Jin merasa malu. "Kamu bisa mengajak temanmu jika kamu merasa tidak nyaman berada di pesta itu," ucap Kepala pelayan.



Tae Hyun pun mengundang pastor, suster dan Ali yang ibunya sempat diselamatkan oleh dirinya beberapa waktu yang lalu. Yeo Jin merasa sangat senang dengan kedatangan Ali di pesta pengangkatannya. Selain itu, ada pula Kepala perawat, perawat-perawat yang membantu Tae Hyun, serta dokter yang dekat dengan Tae Hyun. Kepala perawat sempat merasa kaget saat tiba-tiba Yeo Jin memeluknya dan mengucapkan terima kasih.

Di tengah-tengah pesta, tiba-tiba tamu tak diundang pun datang. Ia adalah CEO Daejung Grup, ayah dari Sung Hoon, tunangan Yeo Jin yang telah meninggal dunia. Yeo Jin yang melihat kedatangannya langsung dibuat terkejut. "Yeo Jin, bukankah kita seharusnya perlu berbicara sejenak?" ucapnya sambil memeluk Yeo Jin.

Di dalam ruangan, Yeo Jin dan CEO Daejung Grup pun berbicara. "Selamat atas pengangkatanmu sebagai CEO Hanshin Grup yang sah. Ah, mengapa kamu begitu dingin kepadaku? Hari ini tentunya akan lebih indah jika ada Sung Hoon di sini," katanya. Rupanya, CEO Daejung Grup telah mengetahui kalau kematian Sung Hoon direncanakan oleh Do Joon.

Ia meminta Yeo Jin memberikan Do Joon padanya agar dirinya bisa balas dendam atas kematian Sung Hoon. Terlebih, ibu Sung Hoon sekarang menjadi gila sejak Sung Hoon meninggal. "Aku tidak akan menyerahkan Do Joon. Ia harus mati di tanganku sendiri," kata Yeo Jin. "Oke, memang lebih baik kalau Do Joon mati di tangan saudaranya sendiri. Aku menunggu berita kematiannya dalam waktu 3 hari, jika lewat dari itu maka kamu harus bersiap-siap perang denganku," ucap CEO Daejung Grup tersenyum
 
 
 
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...