Friday, 4 September 2015

( Rekap ) Eps 17 'Scholar Who Walks the Night': Soo Hyuk-Jun Ki Bertarung, Changmin Lengser




"Scholar Who Walks the Night" episode 17 melanjutkan ketegangan pekan lalu ketika Yang Sun (Lee Yu Bi) sudah jatuh ke tangan Gwi (Lee Soo Hyuk). Pasalnya, Gwi tahu Yang Sun adalah senjata rahasia untuk membunuhnya karena ia keturunannya. Di saat menegangkan itu muncullah Kim Sung Yeol (Lee Jun Ki).

Sung Yeol dan Gwi akhirnya terlibat perkelahian untuk menyelamatkan Yang Sun dan Soo Hyang. Sung Yeol pun sempat tumbang karena kalah kuat namun akhirnya Yang Sun menolongnya dengan meminumkan darahnya sendiri. Yang Sun menyesap luka bekas cakaran Gwi dan meminumkan darahnya pada Sung Yeol melalui mulut.

Sung Yeol yang awalnya menggila karena aroma darah Yang Sun akhirnya menjadi kuat setelah meminumnya. Dengan mudah ia menghajar Gwi hingga berdarah-darah sementara di luar Lee Yoon (Max Changmin) mencari cara kabur dari kepungan pasukan Perdana Menteri. Untunglah pasukan Lee Yoon datang menolong, membuat Yang Sun dan Soo Hyang bisa melarikan diri dari lokasi kericuhan dengan munculnya Sung Yeol.

"Pergilah dari ibu kota secepatnya," pesan Lee Yoon setelah meminta maaf pada Yang Sun alias Jin. Soo Hyang pun memperingatkannya, "Hye Ryung adalah anteknya Gwi, hati-hatilah."

Gwi yang terluka semakin muram mendengar laporan Perdana Menteri bahwa Yang Sun dan Soo Hyang tak ditemukan dan Sung Yeol kabur. Gwi pun menyetujui ide PM untuk mencopot gelar Lee Yoon lalu menghukumnya. Sementara itu Lee Yoon menemui Hye Ryung (Kim So Eun), berkata akan melindunginya dan seluruh warga, meski ia sudah tahu permaisurinya itu antek Gwi.

Para penjaga di kota pun gencar mencari Yang Sun dkk yang untungnya dijemput Baek In Ho untuk mengamankan diri. Soo Hyang kemudian menjelaskan pada sang pemburu itu kondisi terakhir Sung Yeol yang berubah sangat kuat. "Jadi kemungkinan rencana rahasia itu adalah jika pelindung meminum darah keturunan Gwi maka dia bisa mengalahkan Gwi," jelas Soo Hyang.

"Tapi dia masih memiliki hati manusia. Aku tidak tahu Gwi sudah mati atau belum. Jika ini terus terjadi dan keadaan Sung Yeol seperti itu maka akan terjadi hal buruk," lanjut Soo Hyang.

Akhirnya Yang Sun menawarkan diri mencari Sung Yeol namun ditahan Soo Hyang. "Hanya kamu yang bisa mengendalikannya. Jika kami kehilangan kamu, dia tak akan bisa kembali normal," cegahnya.



Di sisi lain, Lee Yoon dan Hye Ryung akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Perdana Menteri. Saat itulah, PM membeberkan bahwa Hye Ryung yang membantunya sebagai abdi Gwi. Berlinang air mata, Hye Ryung meminta maaf pada Lee Yoon.

"Seharusnya saya yang minta maaf Yang Mulia, saya telah menipumu karena aku pengikut Gwi," ucap Hye Ryung yang kemudian kaget Lee Yoon sudah lama tahu. "Sejak kamu datang membawa jubah Sung Yeol, aku sudah curiga. Kamu jadi ratu, itu pasti rencana Gwi."

Hye Ryung pun mengaku diantar ke Gwi oleh ayahnya, Perdana Menteri, saat berusia 10 tahun. Lee Yoon tak menyalahkan dan malah memahami kondisi istrinya itu yang mirip dirinya yang dikelilingi musuh-musuh dalam istana. "Aku melihat air matamu, itu sama denganku. Ketika ayahku mati difitnah, aku tidak bisa menunjukkan air mataku."

Sementara itu Sung Yeol yang masih hilang kesadaran dilanda kegalauan luar biasa untuk kembali memiliki hati manusia atau jadi monster. Sisi dirinya yang jahat menyuruhnya mengalahkan Gwi lalu meminum darah manusia. Namun sisi dirinya dulu mengingatkannya untuk segera kembali yang malah akhirnya ia hantam.

Sedangkan Hye Ryung nekad menyelematkan Lee Yoon dari ancaman eksekusi ayahnya. Ia menukar dirinya diserahkan sebagai pendamping Gwi asalkan Lee Yoon bisa tetap hidup dan akhirnya disetujui sang ayah. Mereka berdua membujuk Gwi tidak menghukum mati Lee Yoon dengan berbagai dalih yang membuat Gwi sedikit curiga.

Sedangkan Baek In Ho berusaha menyusupkan Yang Sun keluar dari kota dan malah ketahuan penjaga benteng. Di saat Baek In Ho kerepotan menghalau penjaga, datanglah Sung Yeol yang mengamuk. Semula Sung Yeol tak mengenali mereka namun kesadarannya kembali setelah Yang Sun memeluknya.

Perdana Menteri akhirnya benar-benar melucuti jubah kebesaran Lee Yoon dan mengirimnya pergi menggunakan kuda sebagai tahanan. Sedangkan Gwi memutuskan menghadiri rapat para menteri setelah pencopotan Lee Yoon. Didampingi Hye Ryung, Gwi mengenakan jubah kebesaran Raja asal-asalan

"Mulai saat ini, akulah raja," ucap Gwi penuh percaya diri yang membuat seisi ruangan ribut. PerdanaMenteri pun ikut terkejut.
 
 
 

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...