Kim Hyo-yeong ( Korean Musik )

 

Dalam mitos Cina, ada sebuah kisah tentang seorang dewi bernama Yeowa.
Pada zaman silam, bumi dibanjiri karena pilar yang mendukung langit runtuh. Sang dewi itu menutup langit dengan mencampurkan lima warna batu dan menyangganya dengan kaki kura-kura raksasa. Kemudian, ia menyerap air di bumi dengan abu alang-alang.

Dengan demikian, dunia baru menjadi stabil. Yeowa adalah juga dewi yang menciptakan manusia dari tanah liat. Dewi itu memberikan sebuah instrumen musik kepada manusia ciptaannya dengan berharap mereka dapat hidup bahagia.

Alat musik itu adalah Saenghwang, salah satu jenis alat musik tiup dari labu cekung. Alat musik itu menghasilkan bunyi melalui pipa-pipa bambu tipis yang diletakkan di atas labu cekung itu. Karena setiap dalam pipa bambu dipasang papan logam tipis, Saenghwang berbunyi logam akibat getaran papan logam itu jika ditiup.

Saat ini, beberapa suku bangsa di daratan Cina suka bermain Saenghwang dan menari-nari pada festival. Sementara itu, alat musik tiup ini telah diperkenalkan kepada bangsa Korea dan digemarinya juga. Meskipun timbre atau nada khusus Saenghwang adalah fitur yang berbeda dengan alat musik tiup lain, instrumen itu tidak digunakan secara luas karena alasan yang sama. Jadi, pada zaman modern, Saenghwang sudah hampir menjadi punah. Namun belakangan ini, sebagian kecil pemain saja meneruskan permainannya.

Kim Hyo-yeong adalah seorang pemain Saenghwang yang berperan besar untuk mempromosikan pesona Saenghwang kepada masyarakat dengan tidak hanya bermain musik tradisional tetapi juga memainkan musik kreatif atau musik Barat.

Kim Hyo-yeong awalnya mengambil jurusan Piri sejenis suling, tapi sekarang dia lebih mencurah perhatiannya untuk mencari berbagai kemungkinan Saenghwang. Karena upayanya itu telah diakui, dia terpilih sebagai "Frontier Seni muda" oleh Dewan Kesenian Korea pada tahun 2009. Sekarang, dia bergiat di sebuah kelompok musik bernama "Sai" bersama dengan pemain Haegeum, Hwang Yeong-ja dan komposer Park Gyeong-hun.

Terutama, sebuah album Sai mengekspresikan 12 bulan dalam satu tahun dengan permainan Haegeum, Saenghwang, dan piano cukup digemari generasi muda yang masih sedikit asing dengan musik tradisional.


Source : Kbs world
Shared By IniSajaMo