"The Korea Times" menulis sebuah artikel menarik tentang orang asing dan perspektif mereka pada "Hallyu." Artikel ini menggambarkan sebuah survei yang diadakan oleh "Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata" dan "Yayasan Budaya Korea untuk Pertukaran Internasional" (KOFICE) . Survei ini menanyakan kepada 3.600 orang dari negara-negara termasuk China, Jepang, Thailand, AS, dan Perancis tentang pikiran mereka pada kesuksesan Hallyu ini.

Survey diikuti 3.600 orang dari berbagai negara seperti China, Jepang, Thailand, Amerika dan Perancis. 60 persen voters berpendapat bahwa Hallyu Wave (K-Pop, film, serial dan opera sabun) akan meredup beberapa tahun lagi. Alasannya, 20,5 persen voters mengatakan mereka "lelah dengan konten standart Hallyu".
"Tarian hiperseksual, lirik dan kostum panggung semuanya sama diantara idola K-Pop dan penyanyi remaja," tulis Korea Times. "Serial Korea sering mengulang topik seperti perselingkuhan, balas dendam, rahasia yang mengelilingi kelahiran atau identitas karakter, sehingga sulit mengembangkan penonton yang peka terhadap isi ceritanya."
Menurut para ahli, mereka yakin Hallyu membutuhkan perbaruan dan mulai menjual sesuatu yang baru supaya Hallyu Wave bisa menyatukan tradisi negara ke dalam budaya pop Korea Selatan di mata dunia. Salah satu pihak Kementrian Budaya, Olahraga dan Wisata ikut mengomentari hasil survey tersebut.
"Konten yang tidak orisinil dan beragam tidak akan bertahan lama di pasar," kata wakil Kementrian. "Sangat penting untuk memiliki diversifikasi cerita di media. Kita juga perlu mendongkrak investasi keuangan di media, karena Anda tidak dapat membuat sebuah karya hanya dengan cerita dan ide besar saja."
Artikel detil mengenai survey Hallyu Wave itu bisa dibaca di sini. Bagaimana menurutmu nasib para artis idola K-Pop kita di masa depan? Akankah terus bertahan atau meredup seperti yang diramalkan?
Source ; Soompi
Trans Ind By IniSajaMo
Oh well, apa menurut Anda?