![]() |
| Museum Nasional Gyeongju di kota Gyeongju Provinsi Gyeongsang Utara |
Raja ke-31 kerajaan Shilla bernama Shinmun
membangun sebuah kuil di pantai timur untuk ayahnya, raja Munmu. Kuil
itu diberi nama Gameunsa.
Pada tahun berikut, raja Shinmun diberitahukan
bahwa sebuah bukit kecil sedang terapung-apung menuju kuil Gameunsa.
Raja Shinmun segera memanggil seorang dukun sakti dan bertanya tentang
kejadian aneh itu. Sang dukun meramalkan bahwa raja Munmu yang telah
menjadi naga laut dan jenderal Kim Yu-shin yang menjadi dewa langit
ingin memberikan raja Shinmun sesuatu harta benda yang dapat berguna
untuk mempertahankan kerajaannya. Maka, sang raja disuruh segera ke
pantai untuk menerimanya. Raja Shinmun merasa sangat gembira dan
menyuruh anak buahnya untuk memeriksa bukit itu. Menurutnya, bukit itu
berbentuk kepala kura-kura dan mempunyai sebatang pohon bambu. Namun
anehnya, pohon bambu itu menjadi dua batang pada siang hari, sementara
kembali menjadi satu batang pada malam hari.
Pada hari esoknya saat
pohon bambu menjadi satu batang, bumi mulai gonjang-ganjing dan turun
hujan lebat disertai angin kencang selama 7 hari. Setelah angin mulai
mereda dan laut menjadi tenang, sang raja memasuki bukit itu.
Seekor naga laut mempersembahkan sebuah ikat pinggang dari permata giok kepada raja. Sang raja bertanya kepada naga mengapa pohon bambu dapat terbelah dan kembali menyatu. Naga menjelaskan bahwa ha itu merupakan gejala baik, dan jika membuat suling dengan pohon bambu yang sedang menyatu dan meniupnya, dunia akan menjadi damai. Setibanya orang yang disuruh raja membawa pohon bambu dari bukit terapung itu, bukit dan naga tiba-tiba hilang. Sang raja membuat sebuah suling dari pohon bambu itu.
Seperti pesan naga, jika meniup suling itu, musuh mundur, hujan
berhenti dab berbagai penyakit disembuhkan. Oleh karena itu, raja
Shinmun menyimpan suling itu dengan baik sebagai harta benda negaranya.
![]() | Infromasi Wisata |
Source :kbsworld / IniSajaMo


Comments
Post a Comment
Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo