
Geongsanseong Fortress adalah peninggalan Raja Munjuwang dari Dinasti Baekje. Kini, setelah kejayaan dinasti ini sudah berakhir, Geongsanseong Fortress menjadi monumen sekaligus peninggalan yang penting untuk kita kunjungi.
Terletak di kota Gonju, Korea Selatan, benteng ini mempunyai panjang sekitar 2,5 km. Sepanjang menyusuri Geongsanseong Fortress kita bisa melihat keindahan tepian Sungai Geumgang dan arsitektur kuil Manharu serta Yeonji yang elegan. Geongsanseong Fortress yang ditetapkan sebagai situs bersejarah ini membentang dari Geumseong-dong, Sanseong-dong hingga Yokriyong-dong.
Ada dua cara untuk menyusuri benteng ini.
Pertama, dengan memulai perjalanan dari tempat parkir, melalui gerbang
barat Geumseoru dan berjalan mengikuti sebuah jalan yang dibangun
menggunakan semen.
Cara lain adalah dengan berbelok ke kiri di awal
jalan semen tersebut dan berjalan di sepanjang bagian atas benteng yang
disebut dengan Sanseong Road. Jika Anda memilih rute melewati Sanseong
Road, akan ada banyak tikungan dan lorong sempit plus view sungai
Geumgang. Situs pertama yang akan dilihat kala memulai tur Geongsanseong
Fortress adalah kuil Yeongji. Kuil ini dibangun pada tahun ke-4
pemerintahan Raja Se-jo.
Di depan kuil Yeongji terdapat kuil Manharu.
Dari kedua kuil inilah kita bisa melihat pemandangan benteng secara
utuh. Tidak itu saja, kita juga bisa sambil meninkmati keindahan
pemandangan tepi sungai Geumgang. Jika kita mengikuti jalan setapak,
maka Anda akan melihat Imryugak Paviliun yang merupakan tempat paling
besar di benteng tersebut. Secara keseluruhan, objek wisata ini tidak
hanya menjual daya tarik benteng Geongsanseong namun juga keindahan
panorama disekitarnya. Gugusan pohon yang hijau serta hamparan sungai
Geumgang membuat perjalanan mengelilingi benteng ini tidak menjemukan.
Benteng ini dibangun untuk melindungi kota Gonju yang kala itu menjadi
ibukota Kerajaan Baekje.
Awalnya berdinding tanah namun kemudian
dibangun kembali dengan menggunakan batu pada periode Joseon tepatnya
pada saat pemerintahan Raja Se-jo dan Raja Injo. Benteng ini selama
dibawah pemerintahan Dinasti Baekji bernama Unjinseong, namun kemudian
berubah menjadi Geongsanseong pada Dinasti Joseon.

Total waktu yang dibutuhkan untuk
menyusuri Geongsanseong Fortress adalah 2,5 jam. Agar dapat menikmati
keindahan panorama disini Anda harus merogoh kocek 1,200 Won bagi
pengunjung dewasa, remaja 800 Won dan 600 Won untuk anak kecil.
Untuk
mencapai tempat ini Anda bisa menumpang bus dari Chungnam Gonju Bus
Terminal menuju Gongsanseong Fortress. Perjalanan ini akan memakan waktu
hingga 15 menit. Anda bisa menginap di Chungcheon Bears Hotel
yang berada di Chungcheon jika ingin lebih lama di kota Gonju.
Pentingnya penggalan sejarah tentang
kerajaan Bakje ini tidak hanya terlihat dari Geongsanseong Fortress,
namun juga dari Baekje Cultural Festival yang menjadi salah satu dari 3
festival budaya terbesar di Gonju. Festival ini menampilkan hampir 100
event, meliputi upacara pembukaan, parade, seremoni untuk mengenang 4
raja Baekje, parade topeng, parade permainan rakyat, serta pameran seni
dan budaya. Jika Anda datang ke Gonju pada bulan Oktober, Anda akan
menjadi bagian dari kemeriahan kota ini.
Source :korea.panduanwisata
Shared By IniSajaMo
Comments
Post a Comment
Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo