
Film dokumenter 9 Muses of Star Empire menyuguhkan tak mudahnya untuk menjadi populer dalam arus K-pop.
K-pop atau Korean pop sudah menjalar ke mana-mana di muka bumi ini lewat Korean wave. Asia, terutama Asia Tenggara, sudah pasti dikuasai K-pop. Benua Amerika, Eropa sampai Afrika juga banyak bertebaran para penggemar K-pop, yang akrab disapa Kpopper. Bagaimana K-pop bisa sedemikian kuat mencengkeram dunia?Jawabannya ada di film dokumenter 9 Muses of Star Empire karya Hark Joon Lee. Yang direkam film ini memang bukan gambaran besar mendetail soal industri hiburan di Korea Selatan. Tapi, Lee malah menyelusup masuk ke unit terkecil dari industri K-pop dan merekam segala kejadian di dalamnya.
Lewat itu, Lee menyuguhkan rahasia dapur K-pop yang penuh intrik dan, mungkin, cukup kejam.
Unit terkecil itu adalah 9 Muses, sebuah girlband beranggotakan 9 gadis molek yang gemar menyanyi dan menari. Satu ciri yang paling kentara dari mereka adalah tubuh yang semampai dan wajah yang cantik. Inilah karakter utama yang memang dicari oleh para bos manajemen Star Empire, perusahaan yang membentuk 9 Muses. Kemampuan bernyanyi bukanlah yang poin penting.
Tak mengherankan apabila ketika dalam sebuah rapat membahas desain busana 9 Muses untuk sebuah show besar, salah satu bos Star Empire berkata bahwa desainnya masih kurang menarik dan kurang seksi. "Buka bagian ini dan tunjukkan kulit tubuh mereka," ujar sang bos.
Girlband ini sendiri jauh dari kata selesai. 9 Muses masih berjuang untuk jadi yang terpopuler di Korea Selatan. Dan untuk menggapai tujuan itu tidak mudah. Mereka harus latihan keras tiap hari, baik menyanyi, menari, maupun melakukan kedua aktivitas itu berbarengan. Mereka juga harus disiplin dan kompak. Satu anggota berbuat kesalahan kecil bisa berdampak pada keseluruhan 9 Muses.
Film dokumenter 9 Muses of Star Empire merekam berbagai momen keseharian girlband ini. Mulai dari manajer yang galak, strategi ketat dari pihak manajemen, latihan yang memeras keringat, ambisi, anggota girlband yang ngambek, rasa iri, kecelakaan yang membuat mereka cedera, pengorbanan, kelelahan, putus asa, tangisan, dan lainnya yang bisa membuat mata kita lebih terbuka soal industri K-pop.
Intinya, ada kerja keras yang akhirnya bisa membuat K-pop mendunia. Kerja keras itu pula yang menyebabkan salah satu anggota 9 Muses sampai berkata, "Tak ada yang memperlakukan saya selayaknya manusia," dengan mata berkaca-kaca.
Film dokumenter 9 Muses of Star Empire diputar dan berkompetisi di ChopShots Documentary Film Festival Southeast Asia 2014. Jadwalnya bisa disimak di sini. Berikut trailer-nya.
Source : muvila.com


Comments
Post a Comment
Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo