Ngamuk Temukan Kenyataan, Yoochun 'Curcol' ke Se Kyung di Eps 5 'Girl Who See Smells'




"Girl Who See Smells" episode 5 menunjukkan perasaan Cho Rim (Shin Se Kyung) yang mulai menaruh rasa suka pada Mu Gak (Micky Yoochun). Ia kecewa melihat polisi muda itu tersenyum bahagia pada Yeom Mi (Yoon Jin Seo) sehingga memutuskan kembali ke rumah. Namun ternyata Mu Gak menunggu di luar rumah dan Cho Rim senang Mu Gak mengingat janjinya untuk menemaninya latihan melawak.

Tak berapa lama, Mu Gak disambut kasus pembunuhan seorang chef di pembukaan restoran. Tepat saat timnya datang, chef tersebut jatuh dari atap gedung mendarat di mobilnya. Mu Gak sempat melihat ke atas sesaat dan mendapati Kwon Jae Hee (Nam Goong Min) satu-satunya yang berada di sana sehingga langsung menangkapnya. Namun Cho Rim bersikeras pada Mu Gak bahwa Jae Hee bukan pembunuhnya karena ia tak memiliki aroma si korban melekat di tubuhnya.

Karena sedang ditahan, Cho Rim lalu menawarkan diri merawat sementara anjing Jae Hee. Saat mengambil si anjing di rumah chef selebriti itu ia melihat tumpukan boks yang memiliki aroma Joo Ma Ri, mantan kekasihnya yang jadi korban "Barcode Murder". Cho Rim tak tahu Dr. Chun Baek Gyung kemudian datang mengambil boks itu atas permintaan Jae Hee dengan alasan agar polisi tak menemukan catatan keuangan bisnisnya yang bermasalah.



Di sisi lain, Cho Rim yang penasaran dengan aroma yang ada di tangan si pembunuh yang dilihatnya mencari sumber bau tersebut ke banyak tempat menjual mugwort jepang (sejenis daun rempah). Tak disangka, ia berpapasan di jalan dan mengikuti pria itu hingga terpancing emosinya. Cho Rim nyaris saja dibunuh jika Mu Gak tidak datang tepat waktu menyelamatkannya, karena sebelumnya ia sempat meminta bantuan padanya lewat chat.

Meski menyelamatkannya namun Mu Gak tetap memarahi Cho Rim habis-habisan. Terlalu nekad baginya mengejar pembunuh seorang diri. "Kan aku sudah bilang dia pembunuhnya! Karena Jae Hee ditangkap untuk kejahatan yang tak dilakukannya jadi aku harus buru-buru menangkapnya!" balas Cho Rim tak kalah keras sambil menangis.

Walaupun kesal dimarahi tapi Cho Rim akhirnya memberikan cake mugwort temuannya pada Mu Gak untuk dijadikan petunjuk berikutnya. Ternyata diam-diam Mu Gak juga membelikan obat setelah melihat luka di lutut Cho Rim. Tak ayal Cho Rim tersipu-sipu diperhatikan meski harus berkali-kali mendengar nasehat "mulai sekarang jangan mengejar penjahat lagi".

"Ini salahku meminta bantuanmu dalam investigasi. Aku akan terus jadi partnermu melawak tapi kamu tidak perlu membantu investigasiku lagi," ucap Mu Gak. "Itu terlalu berbahaya."

Mu Gak kemudian meninggalkan Cho Rim ikut meeting penyelidikan Jae Hee yang juga mencurigai Dr. Chun. Yeom Mi akhirnya menyuruh Mu Gak menyelidiki ke Jeju setelah menemukan kebetulan bahwa dokter itu pernah bekerja di Jeju saat terjadi "Barcode Murder". Ia pun terkejut ketika tahu alibi Dr. Chun ke Jeju untuk memeriksa rekam medis Choi Eun Seol.

Sempat mengira rekam medis Choi Eun Seol milik adiknya, ternyata itu punya orang lain yang lahir setahun lebih awal dari adiknya. Ia menebak-nebak mengapa Dr. Chun mencari rekam medis orang yang sekarang sudah mati. Sedangkan Yeom Mi juga kaget karena Choi Eun Seol ini putri pasangan nelayan yang dibunuh dalam "Barcode Murder".

Karena penasaran akhirnya Mu Gak mempelajari lagi file kasus adiknya dan Yeom Mi tanpa sengaja tahu. Yeom Mi kaget karena baru tahu pemilik nama sama itu adalah adik Mu Gak sendiri. "Aku juga belum memberitahumu, Choi Eun Seol satu-satunya saksi kasus ini," ucap sang letnan.

"Jadi Choi Eun Seol melihat orangtuanya dibunuh lalu melarikan diri saat dikejar hingga akhirnya tertabrak mobil lalu masuk ICU. Orang itu menyusul ke ICU dan mencari nama Choi Eun Seol dan menggorok lehernya," gumam Mu Gak yang kemudian menyadari kronologi malam naas itu.

Dengan penuh emosi Mu Gak mendatangi klinik Dr. Chun dan melabraknya. Untung Yeom Mi mengikutinya sehingga bisa melerai meski akhirnya kena marah besar. "Polisi dilarang menyelidiki kasus menyangkut anggota keluarga sendiri dan kamu melanggarnya!" cecar Yeom Mi yang kecewa dengan insiden ini karena bisa saja membuatnya dicopot dari kasus.

Karena sedih Mu Gak lalu menemui Cho Rim dan membujuknya menemaninya minum-minum. Ia diam saja ditanyai ada masalah apa dan malah membuat Cho Rim salting karena membelai rambutnya, yang ternyata karena ada remah makanan nyangkut di sana. Cho Rim pun menelepon temannya untuk memastikan perasaannya yang ditebak dengan mudah, "kamu dapat boneka itu dari detektif Choi kan."

Perasaan Cho Rim makin tak tentu ketika kembali menemui Mu Gak untuk mengatakan sesuatu tapi malah ditinggal tidur. Akhirnya Mu Gak tidur di pangkuannya di bawah pohon sakura yang mekar. Ketika meniup kelopak bunga di wajah Mu Gak malah membuat polisi muda itu bangun dan membuat mereka bertatapan dalam jarak dekat.



Sementara itu tebakan Cho Rim benar bahwa kemungkinan si pembunuh memiliki toko bunga karena jaketnya penuh berbagai aroma bunga saat disandera. Tim Mu Gak berhasil membekuk si pembunuh yang ternyata membudidayakan ganja di tokonya, yang aromanya mirip mugwort jepang. Dengan mudah Mu Gak menebak kronologi orang itu membunuh si chef dan Jae Hee pun dibebaskan.

Dalam episode 5 ini penonton akan dibuat meleleh saat Mu Gak mengenang masa lalu dengan si adik saat "kencan". Mereka berdebat memilih makanan apa saat berada di Seoul. Boneka yang diberikan Mu Gak pada Cho Rim juga sama dengan milik adiknya.
 
 
 
 

Comments