Friday, 28 August 2015

(Rekap) Eps 7 'Yongpalyi': Joo Won Kritis, Kim Tae Hee Akhirnya Hidup Kembali



Episode ke-7 "Yongpalyi" dibuka dengan Han Yeo Jin (Kim Tae Hee) yang dinyatakan meninggal di dalam ruang operasi oleh Kepala Lee. Ia pun meminta dokter dan perawat lainnya yang berada di dalam ruangan untuk membereskan pekerjaan tersebut. Usai Kepala Lee meninggalkan ruangan, dokter dan perawat lainnya berusaha untuk menyadarkan Yeo Jin sambil menunggu kedatangan Kim Tae Hyun (Joo Won) di ruang operasi.

Tae Hyun sendiri sempat tertembak, namun ia langsung pergi membersihkan lukanya dan menyuntik tubuhnya dengan obatan tertentu lalu menuju ruang operasi Yeo Jin dengan terburu-buru. Ia bertekad untuk menyelamatkan nyawa Yeo Jin dari orang-orang yang berniat untuk membunuhnya. "Kita akan menghidupkan Yeo Jin kembali dan melakukan transplantasi pembuluh darah. Tahan pembuluh darahnya sesuai dengan aba-abaku," ucap Tae Hyun.

Saat Tae Hyun sedang berjuang untuk menyelamatkan Yeo Jin, luka tembak di tubuhnya justru membuat pandangannya mulai kabur. Terlebih, wanita yang melakukan bunuh diri dari atas gedung perusahaan listrik Hanshin tiba-tiba saja kejang dan membutuhkan operasi darurat secepatnya. Perawat yang bertugas telah menghubungi Kepala yang bertanggung jawab di ruangan ICU, namun ia malah mengatakan bahwa pasien itu tidak dalam kondisi yang stabil untuk melakukan operasi.

Sementara itu, saat sedang berusaha menyelamatkan Yeo Jin di ruangan operasi, kenangan-kenangan masa lalu Tae Hyun terus bermunculan. Ia hampir putus asa saat melihat kesadaran Yeo Jin yang masih belum kembali. Terlebih, pasien selanjutnya yakni wanita yang melakukan bunuh diri di atas gedung Hanshin sudah menunggu di ruangan selanjutnya untuk dioperasi oleh Tae Hyun. Tiba-tiba saja Tae Hyun pingsan.

Dokter dan perawat lain yang panik langsung memapah tubuh Tae Hyun. Kemudian, secara ajaib mesin pendeteksi detak jantung berbunyi. Salah seorang perawat melirik ke alat tersebut dan cukup terkejut saat melihat detak jantung Yeo Jin telah kembali. Tae Hyun yang pingsan langsung dibaringkan di atas meja operasi dan dokter lainnya berusaha untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di dalam tubuhnya.

Han Do Joon dan Presiden Go bertemu di kamar rawat Yeo Jin dan melakukan kesepakatan bersama. Ia menginginkan pembagian saham yang adil dan sebagai timbal baliknya, Presiden Go akan berbohong dan mengatakan kepada orang-orang kalau Yeo Jin masih hidup. "Mengapa aku harus melakukan kesepakatan denganmu?" tanya Han Do Joon. "Selama ini kau hanya peduli untuk menjatuhkan saham Yeo Jin agar harta warisan tidak jatuh ke tangannya semua. Ingat, aku juga berkontribusi soal itu. Intinya, kita berdua yang telah menghancurkan perusahaan bersama-sama," sambungnya.



"Jika berita mengenai kematian Yeo Jin terungkap besok, maka aku akan bicara mengenai penjualan akhir kami. Kamu akan terkejut karena akan terjadi banyak pemutusan kerjasama serta hancurnya perusahaan. Aku jamin," kata Presiden Go. Yeo Jin sendiri tiba-tiba sadar dalam kondisi tubuh yang telah diperban. Rupanya, ia bertukar identitas dengan pasien wanita yang melakukan bunuh diri dari atas gedung Hanshin Electric. Pasien bernama Kim Young Mi itu memang telah meninggal tepat setelah Tae Hyun pingsan di ruang operasi.

Yeo Jin bertanya dengan siapakah dirinya bebicara, namun Perawat Soo hanya mengatakan kalau dirinya adalah fans berat Tae Hyun yang saat ini dalam kondisi kritis demi menolong Yeo Jin. Di ruang operasi, dokter Shin masih mengoperasi Tae Hyun yang sedang bermimpi bertemu dengan Yeo Jin di sebuah danau. Di sisi lain, kepala anak buah Han Do Joon meminta kepala perawat untuk mengonfirmasi "jasad" Yeo Jin di dalam ruang jenazah.

Kepala perawat pun membenarkan bahwa "jenazah" itu adalah milik Yeo Jin. Kepala anak buah Han Do Joon mengancam sang kepala perawat agar diam dan tidak membocorkan hal ini ke orang lain. Jika sampai bocor, maka jasad kepala perawat juga akan dimasukkan ke dalam ruang jenazah. Kepala perawat pun terpaksa mengangguk mendengar hal ini.

Sementara itu, Man Sik teman Tae Hyun dimasukkan ke dalam penjara bersama beberapa orang ganster. Saat itu, polisi sempat mendengar pembicaraan seorang gangster yang berbisik-bisik mengenai panggilan rumah yang dilakukan oleh Yong Pal. Man Sik pun berpura-pura mengaku tak tahu apa-apa dan mengelak karena Doo Cheul mengancamnya. Tae Hyun sendiri hingga saat ini masih belum sadar dari kondisi kritisnya. Chae Yeong memerintahkan semua dokter di rumah sakit itu untuk menyelamatkan Tae Hyun, jika Tae Hyun meninggal maka mereka akan kehilangan pekerjaannya.


Setelah sempat kritis, Tae Hyun akhirnya sadar. Hal pertama yang ia lakukan justru langsung pergi ke ruangan Yeo Jin yang berada di ruangan seberangnya. Ia membawa bunga lavender ke ruangan Yeo Jin. "Siapa itu?" tanya Yeo Jin. "Kau tidak bisa berbicara seperti itu pada orang lain. Identitasmu yang sebenarnya bisa dengan mudah ketahuan," ucap Tae Hyun sambil tersenyum. Yeo Jin pun sangat bahagia saat mendengar suara Tae Hyun.

Setelah keduanya mendengarkan musik bersama, Tae Hyun pun mengajak Yeo Jin ke atas gedung rumah sakit. Perlahan, ia membuka perban pada wajah Yeo Jin. "Jadi bagaimana rasanya bisa menghirup udara yang bebas lagi setelah selama tiga tahun terkurung di dalam ruangan? Ah, apakah patung di sana juga sudah berusia tiga tahun," kata Tae Hyun. Begitu bahagianya Yeo Jin bahkan ia sampai menangis dan mulai berjalan dari atas kursi rodanya.

Ketika keduanya sedang asyik menikmati pemandangan langit malam, tiba-tiba Cynthia datang menyapa Tae Hyun. Ia pun langsung kaget saat melihat Cynthia. Cynthia menanyakan kondisi Tae Hyun dan minta maaf karena dirinya harus terkena tembakan saat perkelahian tempo hari. "Bagaimana keadaanmu?" tanya Tae Hyun. "Aku? Aku bahagia karena mendapatkan uang yang dijanjikan oleh Presiden Go. Aku akan pergi ke Amerika untuk belajar medis lagi. Aku tak akan bisa menjadi dokter yang baik sepertimu," kata Cynthia.

"Ah tidak. Kamu tentu saja akan menjadi dokter yang baik," jawab Tae Hyun. Cynthia tiba-tiba meminta Tae Hyun untuk membawakannya kopi dengan alasan hadiah perpisahan sebelum ia benar-benar berangkat ke Amerika. Tae Hyun yang sempat khawatir identitas Yeo Jin akan ketahuan akhirnya mengiyakan permintaan Cynthia. Cynthia akhirnya mendekati Yeo Jin dan mengajaknya berbicara. "Dia adalah pria yang baik. Aku iri dengan wanita yang bisa memilikinya. Paling tidak, jika kamu ingin hidup dengan bersembunyi dari orang lain maka kamu harus melakukannya dengan baik, Han Yeo Jin," katanya.
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...