Friday, 11 September 2015

( Rekap ) Eps 12 'Yongpalyi': Kim Tae Hee Muncul di Upacara Pemakamannya




Episode terbaru "Yongpalyi" semakin mendekati klimaks. Yeo Jin (Kim Tae Hee) telah menemukan kunci menuju ruangan yang dibangun oleh almarhum ayahnya untuk dirinya. Di ruangan itu pula dirinya menyaksikan video ayahnya yang berisi permintaan maaf serta kebenaran terkait tunangannya yakni Sang Hoon. Yeo Jin juga mendapatkan sebuah USB yang berisi rahasia penting dari Hanshin Group dan secara resmi membuatnya menjadi pemilik Hanshin Group yang sah.

Di ruangan tersebut, asisten Do Joon berlutut di hadapan Yeo Jin dan meminta ampun saat mengetahui Yeo Jin telah memegang USB yang berisi informasi rahasia Hanshin Group. Ia bahkan bersedia melakukan apa saja termasuk berpihak pada Yeo Jin dan menghianati Han Do Joon. "Jam 10 pagi besok aku akan datang ke pemakaman. Undang semua orang penting di Hanshin Group, katakan pada mereka kalau aku memiliki rahasia penting Hanshin Group," ucap Yeo Jin.

Di sisi lain, Tae Hyun (Joo Won) bergegas menuju airport untuk mengambil paspor milik Yeo Jin. Dengan paspor tersebut, ia akan mendaftarkan pernikahan mereka di kantor catatan sipil sehingga dirinya bisa menjadi suami dan menjadi pelindung Yeo Jin yang sah di mata hukum. Namun, tiba-tiba saja teman Tae Hyun menerima panggilan telepon dari ganster dan setuju untuk melakukan layanan "panggilan rumah".

Tae Hyun yang awalnya menolak akhirnya terpaksa melakukan pekerjaan tersebut untuk terakhir kalinya sebelum dirinya mendaftarkan pernikahannya dengan Yeo Jin. Sementara itu, Presiden Go sudah curiga saat mengetahui banyak penjaga yang tidak berada di rumah sakit dan justru ke bandara untuk mengantar paspor Yeo Jin. Ia curiga kalau Yeo Jin masih hidup dan saat ini sedang bersama dengan Tae Hyun. Presiden Go langsung menuju rumah Do Joon untuk menyampaikan kabar itu.

Betapa kagetnya Presiden Go saat mengetahui ternyata Do Joon telah mengetahui hal tersebut terlebih dahulu dari asistennya. Do Joon dengan percaya diri mengatakan kalau asistennya justru menjadi orang yang paling berjasa karena telah berhasil menemukan USB yang berisi informasi penting Hanshin Group. Dengan USB tersebut, tak akan ada lagi yang bisa melawan Do Joon dan ia akan secara resmi menjadi pewaris dan pemilik Hanshin Group yang sah.



Do Joon juga memerintahkan Presiden Go untuk segera membunuh Tae Hyun. Tae Hyun yang masih sibuk mengurusi pasien gangsternya tiba-tiba diberitahu oleh Man Sik kalau dirinya minta maaf karena telah menjebak Tae Hyun dengan mengatakan hal ini pada polisi. Tae Hyun pun bergegas kabur meloloskan diri dari detektif yang mengejarnya. Saat akan kabur, Tae Hyun justru terlibat perkelahian dengan lelaki suruhan Presiden Go yang akan membunuhnya.

Sementara itu, kabar mengenai Yeo Jin yang masih hidup sampai juga ke telinga Chae Yeong. Ia yang tak bisa menutupi rasa terkejutnya langsung menelepon ke rumah sakit dan bertanya mengenai beberapa hal. Chae Yeong akhirnya mengetahui kalau Yeo Jin saat ini menyamar sebagai pasien Kim Young Mi dan berada di lantai 12. "Halo Yeo Jin. Ini aku, Chae Yeong, saudari iparmu," ucap Chae Yeong menyapa Yeo Jin. "Ada apa dengan wajah itu? Bukankah harusnya kamu terkejut saat melihatku?"

Yeo Jin dan Chae Yeong mengobrol bersama. Ia meminta Chae Yeong untuk memilih untuk berada di sisi siapa saat ini, Do Joon atau dirinya. Sebelum memilih, Chae Yeong bertanya pada Yeo Jin mengenai Tae Hyun. "Bagaimana dengan Tae Hyun?" tanyanya. "Dia hanyalah seorang penjaga penjara yang aku bawa," jawab Yeo Jin. "Oke kalau begitu aku akan berada di sisimu dengan senang hati. Tapi sebagai gantinya aku akan membawa Tae Hyun," kata Chae Yeong lagi.

Mendengar perkataan Chae Yeong, Yeo Jin pun hanya bisa tersenyum sambil berkata kalau dirinya menyetujuinya. Usai Chae Yeong pergi, Yeo Jin menuju ke kamar mandi dan memotong rambut panjangnya. "Han Yeo Jin yang dulu kalian kenal telah mati," katanya di depan kaca. Hari pemakaman Yeo Jin pun akhirnya telah tiba. Perdana menteri hingga orang-orang penting datang ke pemakamannya. Presiden Go yang melihat hal ini pun dibuat terkejut dan tak tahu harus berbuat apa.



Sementara itu, Tae Hyun sendiri langsung diamankan oleh detektif saat dirinya berada di kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahannya. Tiba-tiba, Doo Chul menelepon detektif. "Bukankah kamu terlalu kasar pada orang yang telah menyelamatkan hidupmu?" sindir Doo Chul. Doo Chul meminta detektif untuk mengantarkan Tae Hyun kembali ke kantor catatan sipil. Sebagai gantinya, ia telah meletakkan pria yang telah melukai detektif tersebut di dalam bagasi mobil.

Tae Hyun pun akhirnya berhasil mendaftarkan pernikahannya dengan Yeo Jin di kantor catatan sipil. Di tempat lain, Yeo Jin datang ke pemakamannya dengan didampingi oleh Chae Yeong. Ia sukses membuat semua orang yang hadir di pemakamannya terkejut saat melihat dirinya berdiri di depan peti matinya sendiri. "Yeo Jin, apa yang terjadi?" ucap Do Joon pura-pura terkejut. "Kenapa? Apakah kamu terkejut saat melihat orang yang telah kamu bunuh hidup lagi?" kata Yeo Jin.

Yeo Jin pun meminta kepada komisaris polisi untuk mencabut segala hak yang diberikan pada Do Joon. Namun, Do Joon berkilah kalau keadaan Yeo Jin saat ini tidak dalam kondisi yang baik. Ia bahkan memberikan catatan kesehatan Yeo Jin dari rumah sakit Hanshin sebagai bukti pada komisaris polisi. Yeo Jin yang mendapat serangan bertubi-tubi dari Do Joon hanya bisa terdiam sambil menggigit bibirnya dan menahan air matanya yang akan jatuh. "Tae Hyun, cepatlah kembali," kata Yeo Jin.
 
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...