Thursday, 3 September 2015

(Rekap) Eps 9 'Yongpalyi': Akui Saling Suka, Kim Tae Hee Cium Mesra Joo Won




Pekan ini, drama "Yongpalyi" telah memasuki episode ke-9. Episode ini pun dibuka dengan Yeo Jin (Kim Tae Hee) dan Tae Hyun (Joo Won) yang berada di gereja serta memutuskan untuk bermalam di sana. Keduanya bahkan mulai menyadari perasaan masing-masing dan saling menyukai satu sama lain. Tae Hyun juga membantu Yeo Jin untuk berlatih agar otot-otot tubuhnya lemas, sehingga dirinya bisa segera berjalan.

Saat berada di gereja, pendeta mengajak Yeo Jin ke ruang pengakuan untuk melakukan pengakuan dosa. Di dalam ruangan tersebut, ia mengungkapkan kalau selama tiga tahun ini dirinya berusaha untuk terus hidup demi membalas dendam pada musuh-musuhnya. Yeo Jin juga mengaku kalau dirinya mencintai Tae Hyun, namun takut jika nantinya Tae Hyun justru akan berada dalam bahaya karena dirinya.

Sementara itu, kabar kematian perawat Hwang telah sampai ke telinga kepala Lee dan Chae Yeong. Kepala Lee tampak sangat terkejut saat mendengar berita tersebut dan langsung menuju ke ruangan direktur. Ia bertanya apakah direktur telah mendengar kabar mengenai meninggalnya perawat Hwang. Kepala Lee juga mengatakan kalau dirinya takut akan bernasib sama seperti perawat Hwang, terlebih karena Yeo Jin sudah meninggal.

Tae Hyun sendiri telah memberikan nama panggilan baru untuk Yeo Jin. Kali ini, ia memanggil Yeo Jin dengan sebutan Aromi. "Mengapa Aromi? Apa karena wajahku?" tanya Yeo Jin sambil berpose imut. "Tidak, ini karena jari-jari kakimu mirip seperti katak," jawab Tae Hyun sambil bercanda. Ia juga mengatakan pada Yeo Jin kalau mereka tak bisa selamanya tinggal di gereja ini dan harus segera pergi mencari tempat lain jika keadaan Yeo Jin sudah semakin membaik.

Tae Hyun dan Yeo Jin bersenang-senang di gereja, keduanya bermain bersama anak-anak yang berada di gereja tersebut. Yeo Jin mengatakan kalau ini adalah pertama kalinya ia memainkan permainan tersebut. Ia juga sempat bercerita pada Tae Hyun kalau dulu dirinya dan Do Joon sering bermain tenis bersama. Namun, karena wajahnya tak sengaja terkena bola tenis, sehingga ayahnya memarahi Do Joon dan tak mengizinkan Yeo Jin untuk bermain tenis lagi.



Selain itu, Yeo Jin dan Tae Hyun juga pergi ke sungai bersama anak-anak lainnya. Saat Tae Hyun sedang asyik bermain air dengan anak-anak lainnya, Yeo Jin duduk di tepian sambil memandang mereka. Tiba-tiba, Tae Hyun mengajak Yeo Jin untuk pergi ke sebuah tempat. Keduanya pergi ke hutan dan menikmati pemandangan indah di sana. Yeo Jin juga berlatih berjalan, Tae Hyun yang merasa Yeo Jin sudah terlalu banyak berjalan akhirnya menggendong wanita tersebut di punggungnya.

Saat sedang menggendong Yeo Jin, Tae Hyun pun mengatakan kalau dirinya sudah terbiasa menggendong So Hyun sejak kecil sehingga Yeo Jin tidak perlu merasa khawatir. Yeo Jin bertanya pada Tae Hyun mengenai penyakit So Hyun. "Apakah penyakit So Hyun karena bawaan dari lahir?" tanya Yeo Jin. "Tidak, itu semua karena aku," ucap Tae Hyun. Ia akhirnya bercerita kalau waktu kecil, So Hyun sempat demam. Namun, karena dirinya yang sok tahu hingga akhirnya dirinya salah memberikan obat pada So Hyun.

Obat yang diberikan oleh Tae Hyun merupakan obat yang biasa dikonsumsi oleh ayah dan ibunya ketika stres. Karena So Hyun saat itu masih kecil, obat tersebut dapat berdampak pada kerusakan hati. "Jadi itulah alasanmu menjadi dokter, agar bisa mengobati So Hyun?" tanya Yeo Jin. "Aku ingin menjadi orang kaya dan orang yang memiliki kekuasaan. Kemiskinan membuat So Hyun seperti ini dan ayahku juga menjadi pemabuk. Namun, pada akhirnya aku malah menjadi seorang kriminal yang punya banyak hutang," jawab Tae Hyun.

Saat bercerita mengenai kehidupan keluarganya, tak terasa Tae Hyun dan Yeo Jin telah sampai di Bukit Angin. "Ini namanya Bukit Angin. Menurut orang-orang, kalau ada dua orang yang saling mencintai dan berciuman di bukit ini," katanya. Namun, tiba-tiba saja Yeo Jin langsung berbalik arah dan mencium bibir Tae Hyun. "Maka mereka akan kembali lagi ke bukit ini dan jika mereka berciuman lagi maka keduanya tak akan pernah berpisah," lanjut Tae Hyun. Yeo Jin dan Tae Hyun pun kembali berciuman setelah sebelumnya berjanji akan kembali ke bukit ini.


Di sisi lain, kepala Lee dibuat kaget dengan kemunculan perawat baru yang bertugas untuk merawat Yeo Jin. Ia langsung menuju ruangan direktur untuk berbicara mengenai hal tersebut. Namun, betapa kagetnya kepala Lee saat mengetahui direktur sudah tak lagi bernyawa di atas tempat tidurnya. Kepala Lee langsung bergegas menuju ruangannya untuk mengambil pasport agar dirinya bisa kabur ke luar negeri.

Sementara itu, saat sedang tidur, salah seorang anak yang bermain bersama Tae Hyun di gereja yakni Ali mengetuk pintu gereja dengan kencang. Ia meminta bantuan pada Tae Hyun untuk menolong ibunya yang akan melahirkan. Tae Hyun pun langsung mengambil kunci mobil dan bergegas menuju ke sana. Sesampainya di sana, keadaan sudah semakin gawat, ibu Ali harus segera dibawa ke rumah sakit karena air ketubannya telah pecah. Namun, ibu Ali bersikeras tak ingin dibawa ke rumah sakit dan lebih baik mati.

Ia meminta Tae Hyun untuk menyelamatkan bayinya saja dan membiarkannya mati. Ibu Ali tidak bisa pergi ke rumah sakit karena mereka adalah warga negara asing ilegal. Sehingga jika mereka pergi ke rumah sakit, keluarga tersebut akan segera dideportasi dan berpisah selama-lamanya. Mereka juga tidak diperbolehkan untuk kembali ke Korea karena memiliki banyak hutang di sini. Keadaan ini sekilas mengingatkan Tae Hyun mengenai kehidupan masa lalunya. "Jangan khawatir Ali. Ibumu tidak akan meninggal," kata Tae Hyun.

Dengan peralatan seadanya, Tae Hyun terpaksa melakukan operasi caesar di rumah tersebut demi menyelamatkan ibu Ali dan bayinya. Tae Hyun berhasil mengeluarkan bayinya, namun ukuran bayi tersebut terlalu kecil sehingga dirinya perlu inkubator di rumah sakit. Selain itu, keadaan ibu Ali juga makin memburuk, Satu-satunya cara hanyalah membawa ibu dan bayi tersebut ke rumah sakit Hanshin.

Yeo Jin dengan tegas menentang keputusan Tae Hyun. Hal tersebut akan membuat nyawa Tae Hyun dalam bahaya. Namun, Tae Hyun berjanji akan segera kembali ke gereja setelah mengirim ibu Ali dan bayinya ke lantai 12 serta melihat So Hyun pergi ke Amerika untuk pengobatannya. Akhirnya dengan berat hati, Yeo Jin pun terpaksa merelakan Tae Hyun kembali ke rumah sakit Hanshin.
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...