Monday, 28 December 2015

'Remember' eps 5: Jadi Pengacara Tega, Yoo Seung Ho Lawan Park Min Young di Sidang


 

"Remember" episode 5 dibuka dengan persidangan kasus gaji buruh yang tidak dibayarkan padahal ia bekerja keras hingga mati. Si pengacara gagap ternyata menangani kasus ini bersama Seo Jin Woo (Yoo Seung Ho). Ya, Jin Woo sudah berkarir sebagai pengacara sejak 4 tahun berselang dari vonis mati sang ayah.

Menangani kasus yang "menyentuh hati", rupanya tidak membuat Jin Woo jadi melunak. Dengan tegas ia mengeluarkan bukti-bukti yang meruntuhkan klaim si penuntut bahwa kerja mati-matian tanpa mendapat bayaran. "Penyakit kanker yang mengantarnya ke kematian bukan disebabkan pekerjaannya, itu adalah hasil suka rela si korban untuk kerja lembur," ucap Jin Woo final.

Si pengacara gagap itu pun heran sendiri dengan ambisi Jin Woo memenangkan kasus tersebut. Dengan nada dingin, Jin Woo tak tergerak hatinya didamprat sang anak korban yang tak terima ayahnya disudutkan sebagai pelaku. "Pengacaramu yang tidak bisa melakukan pekerjaannya dengan benar," ucapnya dingin dan berlalu begitu saja meski diteriaki sebagai pengacara kejam.

Sementara itu Lee In Ah (Park Min Young) yang sebelumnya kuliah hukum kini sudah menjadi jaksa menangani kasus pencurian di asrama. Masih seperti yang dulu, In Ah tetap sosok yang tegas dan memiliki kepedulian tinggi pada orang lain dengan berjanji membantu si korban pencurian yang hanyalah pegawai magang di asuransi Ilho Life. Sedangkan Park Dong Ho (Park Sung Woong) bekerja untuk melindungi antek-antek Nam Gyu Man (Nam Goong Min) di Ilho Grup dengan memenangkan kasus narkobanya di persidangan.

Nam Gyu Man sendiri masih mengalami masalah pengendalian emosi dan meledak saat laporan pendapatan Ilho Group. Ia membanting isi mejanya saat tahu dikalahkan Vice President sebagai penghasil keuntungan terbesar. Di tempat lain, Jin Woo membuka kantor hukumnya di lokasi tak jauh dari gedung Ilho Life miliik Nam Gyu Man yang memang menjadi target balas dendamnya demi sang ayah.



Adegan pun berpindah ke pembukaan episode pertama ketika Jin Woo menemui ayahnya yang sudah melupakan dirinya karena Alzhaimer. Ia baru ingat setelah Jin Woo memberikan kalung cincin pengenal diantara mereka. Di tengah kesedihan akan vonis yang salah itu mereka masih bisa menikmati tawa bahagia karena Jin Woo sudah sukses jadi pengacara sekarang.

Secepat datangnya tawa itu, air mata menggenangi saat sang ayah sadar telah mengecewakan anaknya karena penyakitnya. "Harusnya ada seseorang yang duduk di tempatmu ayah, ini baru permulaan," janji Jin Woo dalam hati yang sedih melihat air mata sang ayah.

Di hari peringatan kematian keluarganya, Jin Woo bersembahyang di perabuan dan bertemu Park Dong Ho. "Kematian keluarga kita di hari yang sama, takdir kita benar-benar buruk ya," ucap pengacara eksentrik itu yang membangkitkan kemarahan Jin Woo. Dengan gaya cool, Jin Woo memberinya kartu namanya sebagai pengacara bertuliskan "Kami akan memenangkan kebenaran" yang menyindir Park Dong Ho.

Kemudian terjadi sebuah kasus yang melibatkan Vice President di Ilho Group, Kang Man Soo, dengan tudingan pelecehan seksual. Jin Woo pun nekat ingin ikut menangani kasus itu juga karena nantinya pasti akan ditangani Park Dong Ho. Sedangkan Lee In Ah juga ngotot ingin menangani itu juga meski ditentang atasannya, karena kasus itu terkait Ilho Group dan sudah diliput media sehingga tekanannya akan terlalu besar.

Jin Woo sendiri tetap tenang saat melihat In Ah tercantum sebagai jaksa dalam kasus tersebut dan ia fokus untuk menganalisa di TKP. "Ketika Kim Hana mengantar VP yang mabuk, mereka berdua masuk ke dalam mobil dan setelah itu ia mengalami pelecehan seksual lalu keluar dari mobil," jelasnya.

In Ah sendiri juga makin bersemangat menyelidiki kasus ini sementara Park Dong Ho curiga dengan pengakuan Kang Man Soo yang tidak ingat kejadian tersebut. Saat ke TKP, In Ah satu lift dengan Nam Gyu Man yang membuatnya teringat dengan video pengakuannya dulu telah membunuh. Setelah itu In Ah bertemu Park Dong Ho di persidangan pertama Kang Man Soo dengan sikap bermusuhan. Ia mengajukan bukti-bukti pelecehan seksual dengan satu-satunya saksi yaitu si korban sendiri, Kim Hana.



Usai persidangan, Jin Woo membujuk Kang Man Soo agar mau menjadikannya pengacaranya. Jin Woo meyakinkan VP yang sudah tua itu bahwa Nam Gyu Man sudah membuangnya dan memang benar saja karena CEO temperamental itu sudah memerintahkan Park Dong Ho mengalah saja. Akhirnya Kang Man Soo memilih Jin Woo sebagai pengacara baru, melepaskan Park Dong Ho.

Park Dong Ho melaporkan masalah ini ke Nam Gyu Man yang semula cuek saja soal sosok si "pengacara muda" itu. "Anak Seo Jae Hyuk telah kembali, orang yang berada di penjara menggantikanmu," ucapnya yang membuat Nam Gyu Man langsung speechless.

Jin Woo sendiri langsung mengeluarkan serangannya di persidangan kedua dengan menghadirkan saksi yang pernah digugat Kim Hana atas pelecehan seksual. Terungkap bahwa Kim Hana sendiri yang pertama meminta ganti rugi uang. Mendengar ini, In Ah pun tak senang karena semula ia kasihan pada Kim Hana. Sedangkan Park Dong Ho tersenyum puas dengan aksi Jin Woo tersebut.



Di episode 5 ini juga terlihat si hakim kasus pelecehan seksual, Kang Seok Gyu, tertarik dengan In Ha saat menemukan pulpennya terjatuh. Masalahnya, Kang Seok Gyu memiliki hubungan dengan adik Nam Gyu Man, Nam Yeo Kyung (Jung Hye Seong), yang berseberangan dengan In Ah.
 
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih sudah memberikan komentar dihalaman IniSajaMo

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...